» » Korban Lompat Laut, Minta Tanggung Jawab Pemkab

Korban Lompat Laut, Minta Tanggung Jawab Pemkab

Penulis By on Senin, 30 Maret 2015 |

Sumenep, NewsDaerah - Puluhan keluarga hairul (30) korban yang diduga melompat saat mengikuti ABK dari kepulauan Kangean menuju pelabuhan Kalinget,  Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (30/03). Menuntut pemkab harus bertanggung jawab. 
 Hasan, ayah korban, mengatakan, anaknya berangkat dari kepulauan Kangean. Namun, hingga di pertengahan perjalanan telah dikabarkan melompat. Tapi hingga saat ini masih belum jelas kabar beritanya, sehingga sekeluarga mendatangi pemkab Sumenep.
 Hasan dan perwakilan keluarga yang diterima oleh Sekda, menuding pemkab tidak pernah melakukan upaya apapun termasuk pencarian terhadap korban. Selama ini pihak terkait, seperti, pemkab, sabandar, kepolisian dan juga PT. Sumekar diam, belum melakukan  upaya sama sekali.
 "Itu manusia bukan hewan, hewan saja yang melompat ke laut masih ada upaya pencarian apa lagi Masusia, tapi dimana upaya pemkab selama ini," tandasnya  
 Aida, saudara korban, menuntut anak buah kapal (ABK) DBS I yang  dikelola PT Sumekar harus segera diproses hukum. Sebab tidak ada pertanggung jawaban sama sekali.
 "Kami ke sini bukan untuk meminta santunan kepada pemerintah, yang kami butuhkan hanya pertanggung jawaban dari pihak ABK DBS dan juga pemerintah. Sebab itu jiwa bukan hewan," tandasnya
 Sedangkan, Sekretaris Daerah Pemkab Sumenep, Hadi Soetarto menyatakan, bahwa sejak dikabarkan ada korban kecelakaan laut pihaknya telah berkoordinasi untuk segera melakukan pencairan. Namun, usaha itu hingga saat ini masih belum  menemukan hasil.
 Ato' panggilan, akrab Hadi Soetarto, menawarkan santunan untuk kelurga korban. Sebab, hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab Pemkab Sumenep. (Madurazone.com/hnf/bsr)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons