» » Warga Pertanyakan Status Mobil Ambulance

Warga Pertanyakan Status Mobil Ambulance

Penulis By on Senin, 09 Februari 2015 |



SUMENEP – Mengkraknya sejumlah mobil ambulance di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, mulai disoal oleh masyarakat sumenep. Pasalnya, sedikitnya emapat moblil ambulance yang sudah tidak layak pakai terkesan dibaiarkan tak terurus. Sehingga, keberadaannya menjadi mubazir.
”Ini kan sama halnya pemerintah membeiarkan, jika memang sudah tidak layak pakai, kenapa kok pemerintah tidak mengambil sikap bijak, sehingga keberadaannya tidak terkesan diabaikabn,” kata salah satu warga Sumenep Zaenuri MP.
Berdsarkahan haril pantauan News Daerah, keberadaan mobdin tersebut saat ini
sudaha tinggal tiga unit yang tetap terparkir di grasi yang beada di sebeleh timurnya kanotr Dinkes. Sementara dua unit lainnya sudah tidak terparkir ditempat yang biasa ditempati.
”Saya tidak akan buruk sangka terlebih dahulu. Tapi kenapa yang awalnya ada empat kok tiba-tiba hanya tinggal dua?. Seharunya, pemerintah juga mensosialisakan keberadaan mobdin itu, sehingga tidak menimbulkan persepsi miring pada masyarakat,” terangnya
Menurut Zaenuri, dirinya selaku bagian dari warga Sumenep, juga mempunya hak untuk mengetahui soal keberadaan mobdin tersebut. ”Itu kan pada awalnya milik semua masyarakat, makanya secara otomatis kan juga harus diketahui keberadaannya,” terangnya
Selain itu, dirinya juga mencurigai dana operasional keempat mobdin sebelumnya masih terus dianggarakan setiap bulannya. ”Kemungkinannya seperti itu, tapi saya masih belum bisa memastikan. Karena saya masih belum mengkroscek langsung kepada satker yang menanganinya,” terangnya.
Lebih lanjut Zaenutri mengatakan, jika memang itu benar, dirinyasangat menyangkan. Sebab, ada kemungkingkan dana oepasional yang dianggrakan setiap bulannya itu disalah gunakan.
Itu terlihat dari kondisi mobdin yang saat ini sudah jelask, selain bannya sudha kempes, bodi mobilnya juga dipenuhi dengan abu. ”Bahkan kursinya banyak yang sudah rusak. Kalau dana perawatannya masih jalan, bisa dipastikan dianggrakan pad ayang lain,” ungkapnya.
Sementara Kadinkes Sumenep dr. A. Fatoni menjelaskan, jika status keempat mobil ambulance itu sudah diserahkan kepala sekretariat pemkab sumenep untuk dilakukan pelelangan. ”Jadi, mobil itu sudah dilelang. Sementara penanggungjawab pelelangannnya itu adalah Sekretariat Pemkab,” katanya.
Ditanya soal keberadaan mobol tersebut, mantan Skeretaris Dinkes Sumenep itu membenarkan jika jumlah mobil itu sudah berkurang dari yang sebelumnya. ”Dulunya itu ada empat unit, tapi tiga unitnya sudah laku. Jadi, saat ini hanya tinggal satu,” unkapnya.
Sementara untuk dana operasionalnya setipa bulannya, dipastika sudah tidak dianggarkan kembali. (df)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons