» » Tukang Jual Keris, Tusuk Wali Siswa

Tukang Jual Keris, Tusuk Wali Siswa

Penulis By on Minggu, 08 Februari 2015 |



SUMENEP – Nasib sial menimpa Hamid (34), warga Desa Bangselok, Kecamatan Kota Sumenep, wali siswa SDN Pengarangan V harus terbaring lemas di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Moh. Anwar setelah dirinya ditusuk orang tak dikenal, Rabu (7/1) sekitar pukul 11.15 saat akan menjemput anaknya di SDN Pengarangan V.

Berdasarka informasi yang berhasil dihimpun News Daerah, kejadian tersebut berawal saat Hamid melerai pertengkaran yang melibatkan anak pelaku. Namun, sayangnya iktikat baiknya
itu berujung aksi pembacokan. Akibat aksi tersebut, Hamid mengalami luka di daerah pungungnya, sampai saat ini Hamid masih dirawat secara intensif di RSD dr. H. Moh. Anwar.

”Awaknya, kami sekitar pukul 11.00 akan menjeput anak saya di sekolahnya. Setelah sampai di depan sekolah anak saya, saya lihat ada dua anak-anak yang sedang akan berkelahi. Lalau saya samperin dengan maksud melerainya. Namun, walaupun disuruh berhenti, kedua anak itu tetap mencoba berkelahi, bahkan keduanya saling lemparin batu,” kata Hamid saat menjalani perawatan di RSD dr. Moh. H. Anwar kemarin.

Dikatakan, karena dirinya khawatir tindakan keduanya berimbas kepada teman yang lain, maka Hamid mencoba menghampiri salah satu anak tersebut sambil menjewer telinga salah satu anak tersebut, dnegan tujuan agar pertikaian diantara keduanya dihentikan.

Sayangnya tidakan Hamid tersebut diketahui oleh salah satu orang tua siswa. Sehingga membuatnya beram dan memukuili Hamid. Bahkan, pria tersebut dengan lantang menantang hamid untuk berkelahi satu lawan satu.

”Karena saya tidak bermaksud untuk bertengkar, maka saya tidak membalas walaupun sya dipukul berkali-kali. Namun, setelah saya berpaling, ternyata saya ditusuk dari belakang dengan menggunakan keris,” terangnya

Menurut Hamid setelah itu, pria tersebut langsung kabur meninggalkan dirinya yang sudah bersimpuh darah. ”Saya sempat meminta pertolongan kepada warga untuk membawa saya ke rumah sakit. Namun, warga yang berada di lokasi tidak ada yang mau membantu. Beruntung ada polisi yang sedang berpatroli,” katanya.

Ditanya soal identitas pria yang menusuk dirinya, Hamid mengaku tidak tahu persis, hanya saja dirinya akenal wajah. ”Yang saya tahu dia kerap berjualan peralatan rumah tangga seperti pisau dan keris di Pasar Bangkal,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dirinya meminta agar aparat penegak hukum serius menangani persoalan tersebut. Karena selain telah melanggar hukum, juga telah berusaha membunuh saya dnegan sengaja. ”Saya sepenuhnya memasrahkan persoalan ini kepada penegak hukum. Karena, ini sudah  jelas termasuk pelanggaran,” ungkapnya.

Kapolsek Kota Sumenep  AKP Mohamad Heri hingga berita ini diturnkan masih belum bisa memberikan keterangan apapun. Sebab, dirinya masih belum mendapatkan laporan. Baik, dari keluarga korban, maupun dari warga setempat. ”Sampai saat ini belum ada laporan. Sehingga saya tidak bisa memberikan penjelasan,” katanya (df)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons