» » Penataan Taman Bunga Belum Rapi

Penataan Taman Bunga Belum Rapi

Penulis By on Senin, 09 Februari 2015 |



SUMENEP – Meskipun Taman Bunga (TB) Sumenep, menjadi ikon terbaik yang dimiliki Kabupaten Sumenep, namun hingga saat ini penataannya terus mendapta dikeluhan dari sejumlah pengunjung. Pasalnya, penataan taman yang mempunyai julukan taman adipura itu, masih semberaut.
”Penataannya masih belum sepedan dengan julukannya.
Selain kondisinya masih becek, dan juga masih belum nampak tanaman bunga khas sumenep,” kata salah satu pengunjung asal Arjasa, Kebupaten Jember Maryam.
Hal senada juga dikatakan oleh Aktifis Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo) Syarkawi. Dirinya menilai pemerintah daerah masih setengah hati menata taman bunga.
Salah satu bukti, taman yang beada dipusat kota sumenep itu, masih belum mempunya pembuangan air. Sehingga, saat musim penghujan tiba, bundaran TB selalu digenagi air. ”Yang sangat disayangkan, pembuangan airnya itu dibuang ke jalan raya. Padahal, itu sangat tidak baik, karena bisa merusak jalan,” katanya
Menurutnya, mestinya pemerintah daerah melalui satker yang menanganinya, yakni Kantor Kebersihan dan Pertamanan (KKP) segera bertindak tegas. Yakni dengan cara membuatkan saluran air atau membuat pengesapan. ”Itu memang perlu dilakukan. Sehingga, ketika musim hujan, bundaran TB tidak digenangi air,” terangnya
Diyakini, genangan air jika dibiarkan terlalu lama, berpotensi besar akan mengundang penyakit. Karena genangan air tersebut akan menjadi tempat larpa atau sarang nyamuk saat bertelur.
Jika itu terjadi, akan berdampak terhadap kesehatan arga setempat. Sebab, dimungkinkan sejumlah warga akan menderita sakit yang disebabkan gigitan nayamuk, speerti penyakit DBD (Deman Berdsara Dengue) dan juga penyakit malaria. ”Itu sudah pasti. Apalagi, airnya dalam kondisi kotor. Sehingga, nyamuk akan terasa senang apabila berada di sana,” ungkapnya
Sementara Kepala KKP Sumenep Abdul Wahid masih belum bisa memberikan penjelasan terkait soal tersebut. Sebab, saat koran madura bertandang di tempat kerjanya, sekitar pukul 10.00, pihaknya sedang tidak di kantor. Bahkan, saat dihubungi melalui telepon selulernuya sampai berita ini diturnkan masih belum ada tanggapan. (di)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons