» » Mahasiswa Minta Bupati Copot Direktur PT Wust

Mahasiswa Minta Bupati Copot Direktur PT Wust

Penulis By on Kamis, 12 Februari 2015 |



SUMENEP- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Fron Aksi Mahasiswa Sumekar (Fam's) kembali turun jalan, Kamis (12/2). Mereka menuntut bupati agar tegas dalam menyikapi semua persoalan yang terjadi di internal PT. Wust. Bahkan merkea meminita agar direktur PT Wus Sittrul Arsyi dicopt dari jabatannya.
”Selama ini pengelolaan PT Wus tidak jelas. Buktinya setiap tahunnya selalu mengalami kerugian. Padahal sering mendapatkan suntikan dana dari pemerintah setempat. Maknya kami minta Direktrunya dicopot saja,” kata korrdinator aksi Hazmi.
PT Wust merupakan salah satu Badan Milik Daerah (BUMD) yang bergerak salah satunya dibaidang Stasiun Pengisian Bahan (SPBU)
Dalam aksinya, mereka menuntut agar direktur PT. Wus turun dari jabatannya. Pasalnya, mereka menuding, sejak tahun 2012 lalu, PT. Wus selalu mengalami kerugian sehingga sumbangsinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD) tak jelas.
Namun, di depan kantor Badan Usaha Milik Daerah itu para
pendemu tidak ditemui oleh yang bersangkutan ataupun perwakilannya. Sehingga mereka mengaku kecewa dan menuding pihak PT. Wus sengaja menghidar dari mereka.
"Yang jelas kecewa. Karena ini bukan aksi kami yang pertama. Tapi sudah yang kesekian kalinya, namun tak pernah ditemui. Mungkin mereka sengaja menghindar dari kami," kata Hazmi.
Karena tak ditemui siapapun, akhirnya para pendemo meneruskan aksinya ke kantor Pemkab Sumenep. Di kantor Pemkab, mereka menuntut Bupati segera mencopot jabatan direktur PT. Wus. "Kami meminta Bupati tegas menyikapi persoalan ini. Bupati harus mencopot direktur PT. Wus dari jabatannya," ujar Hazmi.
 Namun, jika Bupati Sumenep yang juga berstatus pemilik saham terbesar di PT. Wus tidak memecat direktur PT. Wus, mereka curigai bahwa antara Pemkab dan direktur PT. Wus telah melakukan konspirasi.
Sementara itu, menurut Tim Monitoring yang menemui mahasiswa kemarin, Moh. Hanafi, selama ini dari pihak Pemkab Sumenep sudah melakukan pembenahan manajemen PT. Wus sejak tahun 2012 silam. Menurutnya, di tahun 2015 ini pihaknya juga akan melakukan evaluasi.
Untuk diketahui, berdasarkan press releace yang mahasiswa bagi-bagikan, direktur PT. Wus ditengarai memiliki aset di luar kapasitas pendapatan sebagai direktur, yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Di antara aset direktur PT. Wus yang ada dalam selebaran yang dibagikan oleh mahasiswa, yaitu memiliki SPDN di Pamekasan; toko di Bangselok Sumenep seharaga Rp. 350 juta; rumah di Bangselok Sumenep seharga Rp. 250 juta; rumah di Perumahan Bumi Sumekar dengan harga kurang lebih Rp. 400 juta. (df)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons