» » Wrga Laporkan Kadenya Ke Kejari dan Polres

Wrga Laporkan Kadenya Ke Kejari dan Polres

Penulis By on Rabu, 10 Desember 2014 |


SUMENEP – Mencuatanya dugaan penyelewengan beras untuk keluarga miskin (Raskin) di Desa Guluk-Guluk terus terus menuai protes dari warga setempat. Bahkan, hari ini Kamis (11/12) sejumlah warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk akan melaporkan dugaan aksi penyelewengan raskin kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Sumenep.
          Salah satu warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk Subli Bangal mengatakan, laporan yang akan disampaikan kepada daua institusi penegak hukum itu, terkait dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh kades Desa Guluk-Guluk Ikbal.
Versi mereka, tindakan yang dilakukan oleh Ikbal selama ini sudah masuk kriteria tindak pidana korupsi, sebab kades yang terpilih dalam pesta demokrasi untuk kedua kalinya itu, sudah nayata tidak memberikan raskin kepada yang menerima. ”Sesuai kesepakatan kami bersama, besok (hari ini) akan melaporkan ke polres dan kejaksaan terkait dugaan penyelewengan raskin yang dilakukan oleh kades Desa Guluk-Guluk,” katanya
          Menurut Subli panggilan akrabnya Subli Bangal, saat ini dirinya bersama warga yang lain sedang menyaiapkan berkas untuk melaporkan kasus dugaan penyelewengan tersebut. Salah satunya, meproses surat pernyataan beberapa warga yang masuk dalam daftar penerima manfaat (DPM), jika yang bersangkutan tidak pernah mendapatkan bantuan raskin secara utuh dalam satu tahun.
            Sesuai peraturan yang ada, penebusan dan realisasi raskin tersebut harus dilakukan setuap bulan. Hanya saja untuk desa Guluk-Guluk dalam setahun rata-rata raskin yang diberikan kepada warga hanya dua kali. Bahkan, pada 2014 dana yang diberikan kepada warga hanya satu kali, sedangkan jumlah raskin yang dicairkan hanya sekitar empat kilogram.
Mestinya, setiap bulannya setiap warga miskin menerima bersa sebanyak 15 kilogram dengan uang tebusan Rp 1.600 pekilogramnya.
”Berkasnya kami sudah siapakn, dan warga disni sudah sepakat untuk melaporka ke polres dan kejaksaan. Bahkn besok juga kami akan melakukan aksi di kantor DPRD,” terannya 
Untuk diketahui, Senin (8/12) ratusan warga di Desa/Kecamatan Guluk-Guluk berunjuk rasa dikantor kecamatan setempat. Mereka mempertanyakan bantuan raskin yang selama ini tidak pernah mereka dapatkan. Padahal mereka sudah tercatat dalam DPM yang dikeluarkan pemerintah. (di/fa)



Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons