SUMENEP- Sedikitnya ada 7 rumah di Dusun
Ba’saba’an, Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputi rusak akibat diterjang
angin puting beliung kemarin siang, Senin (11/12). Meski tak sampai menelan
korban jiwa, namun kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta atau lebih.
Berdasarkan
informasi warga setempat yang diperoleh News Daerah, Siti Romlah Ahsan, sedikitnya ada 7 rumah rusak akibat terjangan
angin puting beliung itu. Selain rumah, menurutnya juga banyak pepohonan di
lokasi kejadian yang tumbang.
Selain
mengakibatkan kerusakan bangunan, menurut Romlah terjangan angin puting beliung
itu menyebabkan satu warga sekitar menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Namanya kalau tidak salah Hammad. Dia bekerja sebagai Satpam. Tidak sampai
meninggal dunia, cuma luka-luka akibat tertimpah reruntuhan rumahnya. Karena
saat kejadian dia sedang tidur di dalam rumahnya,” tukasnya.
Dikatakan,
dalam peristiwa tersebut, tak hanya warga yang menjadi korban.
Namun ada
beberapa ekor ternak warga, seperti sapi juga menjadi korban. Meski tak sampai
ada yang mati, namun menurut Romlah hewan-hewan ternak warga tersebut banyak
yang mengalami luka-luka.
Lebih lanjut, Romlah
menuturkan kronologi terjadinya angin puting beliun yang menghantam Desa
Batuputih Laok itu. Menurutnya, sekitar pukul 10.30 kemarin, hujan lebat tak
seperti biasanya mengguyur Dusun Ba’saba’an, Desa Batuputih Laok. Tak sekadar
hujan, namun juga disertai angin kencang dan kilatan petir. “Hujannya sekitar
tiga jam. Setelah itu kemudian ada angin sangat kencang yang menyebabkan
sejumlah atap rumah beterbangan dan beberapa roboh,” tuturnya.
Pasca
kejadian, sejumlah TNI bersama-sama warga setempat langsung melakukan evakuasi,
baik kepada korban maupun rumah rusak. Namun, imbuhnya, sampai pukul 14.30,
dari pihak dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep masih belum tiba di
lokasi kejadian. “Kalau perkiraan sementara saya, kerugiannya mungkin sampai
puluhan juta atau bahkan ratusan,” ungkapnya.
Sementara itu,
menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap-siagaan Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Saiful, pasca mendapat informasi
terjadi angin puting beliung di Desa Batuputih Laok, pihaknya langsung menuju
lokasi kejadian. “Dari kami sekarang sudah ada yang di lapangan,” tuturnya saat
dihubungi Koran Madura kemarin, Senin (01/12) sekitar pukul 14.15 Wib.
Dikatakan Saiful, untuk sementara yang bisa dilakukan pihaknya adalah
memberi bantuan sembako kepada para korban yang terdampak angin puting beliung.
Untuk tindakan selanjutnya, pihaknya mengaku masih akan melakukan pendataan
terhadap beberapa rumah yang rusak. “Nanti, setelah didata, kita akan ajukan
kepada Bapak Bupati untuk mendapat bantuan,” tutupnya. (fa/di)
