SUMENEP – Kondisi jembatan di Desa Talango, Kecamatan
Talango, Pulau Poteran, dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, kondisi jemabtan
yang biasa dipakai penyebarangan Kecamatan Kalianget-Kecamatan Talongo rusak
berat karena termakan usia karena sudah puluhan tahun tidak pernah mendapatkan
perbaikan dari pemerintah setempat.
Beredasarkan pantaun News Daerah, material jembatan tersebut sudah banyak yang
kucar-kacir lantaran dihantam air laut setiap harinya. Bahkan, sudah tampak
lagi jika jembatan tersebut pernah dilakukan pembanguan oleh pemerintah
setempat. Ironisnya, walaupun kondisi rusaknya jembatan tersebut sudah puluhan
tahun lamanya, namun pemerintah setempat terkesan tutup mata. Buktinya, hingga
saat ini disekitar jembatan tersebut masih belum ada tanda-tanda jika jembatan
tersebut akan dilakukan perbaikan.
Padahal jembatan tersebut sangat dibuthkan oleh
masyarakt setempat,
itu disebabkan karena jembatan itu merupakan satu-satunya
jembatan yang sering dijadikan sebagai jalur transportasi laut, utamnya bagi
warga yang hendak berbelanja kebutuhan sehari, dari pulau poteran ke Kecamatan
Kalinget dan sebaliknya.
”Konidisi
seperti ini sangat mengganggu lancaranya arus transportasi,” kata salah satu
warga setempat Ipunk.
Sebab, kata Ipunk selain menghambat terhadap kelancaran
transportasi laut, kondisi seperti itu juga mersahkan warga setempat. Sebab,
saat air laut pasang sejumlah halangan warga terendam air laut.
Muradi salah satu pemilik perahu yang sering digunakan
sebagai alat transporasti laut oleh sejumlah warga menjelaskan, kondisi
jambatan tersebut diperkirakan sudah berjalan puluhan tahun lamanya. Bhakan
diriya mengaku beberpa hari yang lalu pernah mengajukan permohonan kepada
pemerintah untuk segera iperbaiki. Hanya saja hingga saat ini permintaan itu
tidak digubris. ”Memang dulu kami penah mengajukan, namun masih belum ada
tanggpan. Padahal jembatan ini sangat dibutuhkan oleh warha disini,” terangnya
Oleh sebab itu lanjut Muradi, pihaknya berharap agar
pemerintah setempat untuk segera melakukan perbaikan. ”Kami harap pemerintah
tidak diam melihat kondisi jembatan saat ini. Ini demi kemaslahatan besama,”
harapnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep
Mohammad Fadilah mengaku masih belum menerima laporan dari pemilik tongkang.
Hanya saja walaupun masih belum nerima laporan, pihaknya akan segera melakukan
perbaikan. ”Iya saya sulkan di APBD (Anggaran Pendapan Belanja Daerah) tahun
2015 di dewan. Kalau disetujui maka kami pastikan segera diperbaiki,” katanya. (di/fa)

.jpg)