» » Kondisi Jemabatan Dikeluhkan Warga

Kondisi Jemabatan Dikeluhkan Warga

Penulis By on Senin, 01 Desember 2014 |



SUMENEP – Kondisi jembatan di Desa Talango, Kecamatan Talango, Pulau Poteran, dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, kondisi jemabtan yang biasa dipakai penyebarangan Kecamatan Kalianget-Kecamatan Talongo rusak berat karena termakan usia karena sudah puluhan tahun tidak pernah mendapatkan perbaikan dari pemerintah setempat.
Beredasarkan pantaun News Daerah, material jembatan tersebut sudah banyak yang kucar-kacir lantaran dihantam air laut setiap harinya. Bahkan, sudah tampak lagi jika jembatan tersebut pernah dilakukan pembanguan oleh pemerintah setempat. Ironisnya, walaupun kondisi rusaknya jembatan tersebut sudah puluhan tahun lamanya, namun pemerintah setempat terkesan tutup mata. Buktinya, hingga saat ini disekitar jembatan tersebut masih belum ada tanda-tanda jika jembatan tersebut akan dilakukan perbaikan.
Padahal jembatan tersebut sangat dibuthkan oleh masyarakt setempat,
itu disebabkan karena jembatan itu merupakan satu-satunya jembatan yang sering dijadikan sebagai jalur transportasi laut, utamnya bagi warga yang hendak berbelanja kebutuhan sehari, dari pulau poteran ke Kecamatan Kalinget dan sebaliknya.
 ”Konidisi seperti ini sangat mengganggu lancaranya arus transportasi,” kata salah satu warga setempat Ipunk.
Sebab, kata Ipunk selain menghambat terhadap kelancaran transportasi laut, kondisi seperti itu juga mersahkan warga setempat. Sebab, saat air laut pasang sejumlah halangan warga terendam air laut.
Muradi salah satu pemilik perahu yang sering digunakan sebagai alat transporasti laut oleh sejumlah warga menjelaskan, kondisi jambatan tersebut diperkirakan sudah berjalan puluhan tahun lamanya. Bhakan diriya mengaku beberpa hari yang lalu pernah mengajukan permohonan kepada pemerintah untuk segera iperbaiki. Hanya saja hingga saat ini permintaan itu tidak digubris. ”Memang dulu kami penah mengajukan, namun masih belum ada tanggpan. Padahal jembatan ini sangat dibutuhkan oleh warha disini,” terangnya
Oleh sebab itu lanjut Muradi, pihaknya berharap agar pemerintah setempat untuk segera melakukan perbaikan. ”Kami harap pemerintah tidak diam melihat kondisi jembatan saat ini. Ini demi kemaslahatan besama,” harapnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Mohammad Fadilah mengaku masih belum menerima laporan dari pemilik tongkang. Hanya saja walaupun masih belum nerima laporan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan. ”Iya saya sulkan di APBD (Anggaran Pendapan Belanja Daerah) tahun 2015 di dewan. Kalau disetujui maka kami pastikan segera diperbaiki,” katanya. (di/fa)



Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons