» » Dewan Sebut Pekerjaan Jalan Banyak Tak Sesuai Bestek

Dewan Sebut Pekerjaan Jalan Banyak Tak Sesuai Bestek

Penulis By on Selasa, 25 November 2014 |

            SUMENEP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep mengatakan jika pekerjaan jalan di kabupaten sumenep banyak yang tidak sesuai bestek (rencana pembuatan sesuai dengan gambar dan biaya).
Salah satunya, pekerjaan jalan di jalan saronggi – lenteng. Berdasarkan sidak (inspeksi mendadak) yang dilakukan oleh komisi C DPRD Sumenep, ketebalan hotmix sesui bestek 6 Cm, namun setelah dilakukan pengecekan dengan cara core driil hanya beriksar 4 sampai 4,2 Cm.
Selain itu, perbaikan jalan teuku umur di desa pandian, kecamatan Sumenep. Karena jalan sudah dihotmix, komisi C meminta petugas PU bina marga untuk mengambil
sampel jalan dengan bor pile. Ternyata setelah dilihat pengeaspalan dengan hotmix tidak sesuai.
Berdasarkan pantuan anggota dewan, ketebalan hotmik dijalan tersebut minimal lima senti meter. Namun, di sana ketebalannya hanya 2,5 hingga 3 senti meter. Dengan temuan itu anggota komisi C meminta agar pengerjaaan jalan itu dipending. Dan semua semua pengerjaan jalan yang tidak sesuai diperbaiki
Wakil Ketua Komisi C DPRD D Sumenep Dwita Andriyani menjelaskan, sidak yang dilakukan itu berdsarkan laporan yang disampaikan oleh masyarakat ke komisi yang membidangi tentnag unfrastruktur yang ditengari tidak sesui dnegan bestek yang ada.
Sehingga, sejumlah anggota komisi C DPRD Sumenep, untuk mengetahui kebernarannya itu, melakukan sidak keberbagai lokasi yang ditengarai tidak sesui dengan bistek tersebut. ”Ternyata setelah kami kroscek dan melakukan core drill ketebalan hotmixnya ada yang tidak sesuai dengan bestek” katanya
Dikatakan, rekanan dalam melakuka tipu daya pekerjaan tersebut dinilai sangat lihai. Bahkan, sangat sulit untuk diketahui. Sebab, jika dilihat dari awal pekerjaan, terlihat sangat bagus dan mulus. ”Kami akui, jika dari awal sepenjang 30 M memang bagus. Namun setelah itu, banyak yang ketebalan hotmixnya tidak sesuai,” ungkapnya
Menurut politisi PAN itu, dirinya terus akan melakaukan pengecekan. Bahkan tidak hanya melakukan pengecekan terhadap ketebalan hotmixnya, melainkan juga akan melakukan pngecekan terhdap kualitas campurannya. ”Dari hasil core drill nantinya, kami akan bawa ke lab. (laboratorium). Jika memang nantinya tidak sesuai, kami ajukan kepada satkernya (PU Bina Marga) agar rekanan itu diberikan sanksi,” ungkapnya
Lebih lanjut Ita panggilan akrabnya Dwita Andriyani mengatakan, salah satu penyebab banyaknya ketidak sesuaian dengan bistek itu, akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pihak konsultan.
Sebab, dirinya yakni, jika pengawasan yang dilakukan konsultan maksimal, dipastikan tidak akan terjadi. ”Kedepan kami tidak ingin hal itu terung lagi. Dan pihak konsultan harus jeli dan inten dalam melakukan pengawasan,” tukasnya
Sementara Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Edy Rasiyadi mengatakan, dirinya juga mengaku tidakakan tinggal diam dalam persolan tersebut. Jika memang benar adanya, pihaknya juga akan menjatuhkan sanksi kepada rekanan. ”Pasti kami berikan dnda kekekurangan ketebalan itu,” katanya. (di/fa)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons