SUMENEP – Badan Narkotika Kabupaten (BNK)
Sumenep bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) setempat menggelar sosialisasi
dan deklarasi anti narkoba, Selasa (25/11) di Gedung Korpri Sumenep. Kegiatan itu
dilakiukan sebagai upaya untuk mencegah peredaran narkoba dilingkungan
kabupaten sumenep.
Acara yang diikuti sebanyak 800 siswa dari 40
lembaga ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA) dan Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) yang berada di lingkungan Kabupten Sumenep. Dalam acara
tersebut juga dihadiri oleh Kepala BNK Sumenep Soengkono Sidik, Kajari Sumenep
Roch Adi Wibowo, Dandim Kodim Sumenep, Kapolres Sumenep AKBP Marjoko, dan juga
dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Heri Koentjoro Pribadi.
Pantauan News Daerah, sebelum acara deklarasi dilakukan, sejumlah siswa dari 40 lembaga
perwakilan itu, dilakuka tes urine oleh pihak petugas dokter Polres Sumenep. Itu
dilakukan sebagai upaya BNK untuk mencegah maraknya peredaran narkoba dikalangan
pelajar. Hasinya, semua yang dilakukan tes urine positif atau bebas dari
konsumsi barang haram tersebut.
Setelah itu, dilanjutkan dengan pernyatan
jika semua peserta akan mendukung gerakan BNK dan juga akan menolak peredaran
narkoba di sumenep. Pernyataan tersebut dibuktikan dengn cara penandatanganan
yang dituangkand di kain sepanjang kurang lebih 100 meter. Baru setelah itu,
acara deklarasi dilakukan. Sebagi acaa penutup, ditutup dengan acara
sosialisasi anti narkoba.
Kepala BNK Sumenep Soengkono Sidik
mengatakan, kegiatan terebut akan terus dilakukan kedepannya. Bahkan kegiatan
serupa tidak hanya dilakukan ditingkat pelajar, melainkan juga akan dilakukan
di lingkungan pejabat yang berada di Kabupaten Sumenep. ”Alhamdulillah kegitan
ini juga dapat dukungan dai pihak Kodim dan pihak DPRD. Rencananya bulan depan
kegiatan seperti ini kami akan adakan kembali yang bekerjasama dengan pihak
kodim,” jelasnya. (rah/di)
