» » 5,3 M Untuk Pembanguan Satu Titik Embung Air

5,3 M Untuk Pembanguan Satu Titik Embung Air

Penulis By on Senin, 25 Mei 2015 |



SUMENEP, News Daerah – Upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pangan di daerah kepuluan terus digalakkan. Buktinya, pada tahun 2015 ini pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep menyediakan anggaran sebesar Rp 5,3 miliar untuk pembanguan embung air.
Pembanguan embung air tersebut akan diletakkan di Desa Geleman, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. ”Untuk anggaran pembuatan embung air tahun ini sebesar Rp 5,3 miliar. Sedangkan untuk anggaran cetak sawah baru kami anggran Rp 3 miliar. Ini sama-sama akan dialokasikan di Kecamatan Arjasa, Kangean,” kata Bupati Sumenep A. Busyro Karim.
Menurutnya, besaran anggaran tersebut diambilkan
dari dana APBD (Anggaran Pendapata Belanja Daerah) tahun 2015. ”Anggran ini kami akan digunakan untuk pembanguan embung air seluas 1,4 hektar dengan volume efektifnya sebanyak 50,130 meter,” katanya.
Lebih lanjut mantan Ketua DPRD Sumenep dua Pereode itu berharap, dibangunya embung air dengan kapasitas besar itu bisa memenuhi kebutuhan petani pada saat musim kemarau tiba.
Sebab, diyakni di Pulau Kangean, pada saat musim kemarau tiba banyak lahan produktif yang tidak difungsikan lantaran kekurang sumber mata air. ”Kami harap ini bisa menjadi penampung air dikala musim kemarau tiba. Sehingga bisa digunakan sebagai alat untuk mengolah lahan pertanian,” harapnya.
Anggota Komisi III DPRD Sumenep Indra Wahyudi menghimbau instasnsi terkait melakukan pengawasan secara inten. Sebab, dirinya tidak ingin anagran yang telah disediakan tersebut tidak tepat sasaran.
”Pengawasan itu sangat penting dilakukan. Karena kalau pengawasan itu tidak jalan, maka bisa dipastikan pekerjaan tersebut tidak akan berjalan sesuai dengan harapan kita semua,” terangnya.
Sayangnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Sumenep, Eri Susanto masih belum bisa dimintai keterangan. Sebab, saat Koran Madura bertandang ditempat kerjanya sekitar pukul 10.15, pihaknya sedang mengikuti rapat dilaur kantornya. ”Maaf mas, pak kepala sekarang tidak ada. Mulai sejak pukul 09.00 tadi lagi ikut rapat diluar,” kata salah satu stafnya. (di/fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons