» » Polisi Jaring 32 TNI Dalam Operasi Simpatik

Polisi Jaring 32 TNI Dalam Operasi Simpatik

Penulis By on Kamis, 09 April 2015 |


Sumenep,News Daerah – Penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Sumenep rupanya tidak main-main. Bukatinya, krop rumpi hijau daun itu telah menindak sedikitnya 32 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat pelaksanaan operasi simpatik semiru tahun 2015. Penindakan itu disebabkan karena banyak anggota TNI yang melanggar Undang-Undang (UU) Lalu Lintas.
Saat penindakan puluhan anggota TNI 'nakal' itu, dilkukn berkat kerjasama antara pihak kepolisian Polres Sumenep dengan Pihak TNI Kodim 0827 Sumenep. Saat penindakan polres sumenep melibatkan 6 petugas provos TNI, 1 petugas perwira TNI dan 4 petugas Sub Datasemen Polisi Meliter (Subdenpom) Cabang Sumenep.
"Operasi simpatik ini kami lakukan agar semua elemen termasuk TNI dan Polri bisa tertib berlalu libtas," kata Kasat Lantas Sumenep AKP Musa Bachtiar.
Operasi simpatik minggu kedua itu dipusatkan di tiga titik, salah satunya di Jalan Trunojoyo dan Jalan Dr. Soetomo, tepatnya Jalan utama menuju Kantor Kodim 0827 Sumenep. Dalam operasi kali ini yang menjadi target sasaran adalah pejabat Negara, utamanya yang sedang menjalankan tugasnyadi lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Dikatakan, pelanggaran yang dilakukan oleh anggota TNI 0827 Sumenep diantaranya, saat berkendaraan tidak memasang klik helem, tidak menyalakan kampu meskipun siang hari, sengaja memasang atribut meliter pada plat kendaraannya.
"Jika ditemukan ada yang pasang atribut di plat nomor kendarannya, maka kami melepasnya dan memberikan himbauan serta pembinaan," tambah Mantan Kapolsek Grek, Tuban itu.
Menurutunya, kegiatan serupa akan tetap dipertahankan kedepannya. Sebagai langkah kongkrit agar semua pejabat bisa tertib saat berkenaraan. Selian itu, operasi ini untuk kesadaran pejabat negara maupun masyarakat umum, akan pentingnya kesadaran berlalulintas. Sehingga angka kecelakaan lalulintas lambat laun dapat dicegah.
Kita mulai dari pejabat negara dulu, setelah kita akan operasi ini pada masyarakat umum, sehingga pejabat negara dulu yang memberikan contoh pada masyarakat tentang etika berlalulintas,” pungkasnya. (ND/FA)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons