Sumenep, News Daerah – Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyakini jika peserta ujian nasional (UN) ditingkat sekolah lanjutan
tingkat atas (SLTA) Sederajat yang dilaksanakan mulai dari tanggal 13-16 April 2015, akan lulus semua.
Hal itu dilihat dari segi persiapan yang dilakukam diberabagai sekolah
dinilai lebih maksimal dari pada tahun sebelumnya. Apalagi melihat hasil try
out yang dilakukan oleh semua peserta Unas pada tahun 2014 ini sangat
memuaskan.
Sementara Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Unas SMA sederajat di Kabupaten Sumenep
tahun 2015 12.424 siswa dikabupaten Sumenep mengikuti UN. Tersebar di 130 lembaga
sekolah penyelenggara, di 696 ruang, baik swasta maupun negeri.
Untuk SMA swasta dan negeri sebanyak 4.199 siswa, SMK 1.162 siswa, MA 5.588
siswa, SMA LB 4 siswa, paket C sebanyak 1.471 siswa.
Bupati Sumenep A. Busyro Karim menagatakan, jika semua peserta yang
berjumlah sampai 10 ribu peserta Unas itu akan lulus semua. ”Kami yakin, semua
peserta Unas tahun ini lulus semua,” katanya
Hal itu, sambung Mantan Ketua DPRD Sumenep Dua Perode itu, melihat dari
segi persipan yang dilakukan oleh semua peserta, dinilai sangat optimal. ”Kalau
dilihat dari persiapannya, saya kira lebih maksimal dari pada tahun sebelumnya.
Sebab penyelenggara maupun sekolah sudah mempunyai pandangan tersendiri,”
terangnya
Apalagi, dalam inspeksi mendadak (sidak) yang telah dilakukan pada hari
pertama ke dua sekolah, yakni Sekolah Menengah Kejuruan Negeri
(SMKN) 1 Sumenep, Desa Patean, Kecamatan Batuan, Sekolah Menengah Atas (SMA) 2, Kecamatan Kota Sumemep tidak ditemukan adanya kendala
yang sampai mencederai pelaksanaan UN tahun 2015 ini.
Sehingga lanjut Busyro, hal itu menunjukkan jika persipan yang dilakukan
oleh semua sokolah sudah maksimal semua. Meskipun, lanjut Busro mengakui jika
pada tahun ini ada yang dua siswa yang mengerjakan UN di luar sekoalah.
Namun adanya perbedaan tempat tersebut, tidak menjadi persoalan yang
komplit. Justru menurutnya perbedaan tempat tersebut merupakan bentuk
kesemangatan dan juga bentuk kesiapan siswa dalam mengikuti Unas pada tahun
ini.
Bahkan demi menjaga kerahasiaannya, peserta Unas yang mengerjakan di ruang
kelas maupun diluar kelas, dalam segi pengawasannya tetap disamakan. Yakni
tetap dijaga oleh dua orang pengawas, Baik diri PT maupun dai pihak keamanan.
”Kami tidak membeda-bedakan, semunya sama, sebab itu juga mempunyai hak yang
sama dengan peserta lainnya,” terangnya. (ND/Fa)

