SUMENEP - Nasib
sial menimpa Mustar alias Atang (16), warga Desa Kalikatak, Kecamatan Kangean,
Pulau Kangayan. Akibat aksinya dirinya harus berurusan dengan petugas
kepolisian setempat. Pasalnya, Mustar ditengari telah menjadi penadah motor
hasil kejahatan.
Informasi yang
berhasil dihimpun Koran Madura, penangkapan Mustar alias Atang bermula
dari laporan warga setempat. Dimana akibat tidankan yang dilakukan oleh Mustar,
sejumlah warga setempat menjadi resah.
Oleh sebab itu
pihak kepolisian setempat langsung menegmbangkan laoparan tersebut hingga pada
akhirnya petugas keplisian berhasil membekuk Mustar alias Atang di Desa Duko,
Kecamatan setempat, Jumat sekitra pukul 22.00 WIB. Mustar aslias Atang pada
saat pnyergapan sedang berkunjung ke salah satu rumah familinya.
Saat penyergapan
berlangsung, Mustar atau Atang tidak melakukan perlawanan sedikitpun. Sehingga
petugas tidak perlu mengeluarkan tenaga yang cukup banyak. Setelah itu, Mustar
atau Atang langsung dibawa ke Mapolsek Kangean untuk menjalani pemeriksaan
lebih lanjut.
"Benar
anggota saya telah membekuk gembong motor di pulau Kangean, saat ini pelakunya
sudah ditahan di Polsek setempat, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,”
kata Iptu I Gede Pranata Wiguna, Kasat Reskrim Polres Sumenep.
Dikatakan, aksi
yang dilakukan oleh Atang telah dilaporoan oleh warga setempat sejak pertengahan
tahun 2014 lalu. Bahkan, Atang sejak tahun 2014 sudah ditetapkan sebagai target
operasi (TO). Hanya saja pada saat pihak kepolisian mau meringkus Atang selalu
gagal. Sebab, di daerahnya Atang dikenal sebagai orang yang sangat lincah dan
licin. "Walaupun mereka terkenal lincah, namun akhirnya kami dapat
membekuknya," terang Gede.
Menananggapi hal
itu, salah satu tokoh masyarakat setempat Moh. Yunus mengaku sangat bangga.
Karena selama ini di pulau tersebut sangat resah dengan maraknya aksi pencurian
motor, sehingga tertangkapnya gembong motor tersebut, diharapkan pencurian
motor dikepulauan akan reda.
Oleh sebab itu,
dirinya berharap agar pihak kepolisian bisa mengembangkan kasus tersebut.
Sebab, dirinya yakin Atang dalam menjalanoan aksi bejatnya itu tidak sendirian.
"Kami
senang petugas bisa membekuk gembong motor curian. Kami harap pihak kepilisoan
serius menangani kasus tersebut hingga tuntas," terangnya. (df)