SUMENEP – Meskipun beberapa bulan lalu Kabupaten Sumenep, Jawa Timir, digemparkan munculnya beberapa foto syur 'Ana Simelekete' di jejarangi sosial. Kini warga Kabupaten Ujung Timur Pulau Madura, kembali dikejutkan menyebarnya video mesum yang berjudul 'Ana Semelekete'.
Vedio yang berdurasi 1 menit 32 detik itu yang berjudul Ana Simelekete diduga diperankan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Sumenep itu, tampak jelas beradegan layaknya suami isteri. Dalam video tersebut, wajah pemeran sama persis dengan 11 foto yang menyebar luas di jejarong sosial sebelumnya.
Meski dalam adegan tersebut wajah pemeran pria sama sekali tidak tampak, namunvideo tersebut sudah cukup menjadi bukti bagi warga, yang sebelumnya pernahmelihat 11 foto syurnya.
Pemainprempuan terlihat sesekali tersenyum dan memamerkan bagian-bagian sensitif tubuhnya,tidak sepatah katapun yang keluar dari mulut keduanya.
Saatini, video mesum yang diduga kuat diperankan perempuan cantik dan masih berstatus mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Sumenep dan merupakan warga kota Sumenep itu, beredar luas di tengah masyarakat Sumenep yang agamis. Video mesum didugamenyebar melalui hp ke hp, hingga ke tangan masyarakat umum.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi D DPRD Sumenep H. Subaidi menyayangkan beredarnya vidoe tersebut. "Cukup disayangkan hal itu terjadi," katanya
Bahkan sebagai langkah awal, pihaknya akan melakukan oemanggilan terhadap petinggi Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. "Jika memang benar pemeran video itu warga sumenwp dan masih berstatus mahasiswa sumenep. Kami akan panggil Diknas untuk mengklarifikasi kebenarannya nanti," ungkapnya
Sebab, mereka menilai, beredarnya aksi tersebut merupakan salah satu bentuk kegagalan pendidikan. Sebab, mereka menilai selama ini Disdik sudah tidak mampu mendidik moral terhadap mahasiswanya.
Mestinya, dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari, mahasiswa itu tidak hanya disuguhi pelajaran teoritis saja, melainkan juga harus ducekoki pendidikan moral. "Kalau sudah seperti ini, kan tidak hanya dunila dan lembaga pendidikan yang malu, melainkan masyarakat sumenep juga ikut malu dam tercoreng," ungkapnya
Sementara Ketua PC NU Sumenep, A Panji Taufiq, juga menyangi adanya aksi tersebut. Sebab, terjadinya aksi itu merupakan bentuk kemerosotan moral. "Kejadian ini bukan kesalahan satu pihak saja, melainkan ini merupakan menjadi tanggungjawab kita bersama kedepannya untuk memperbaikinya," ungkapnya.
Bahkan, lanjut Panji, tidak seharusnya video itu sampai mwnyebar luas seperti saat ini. Sebab, menyebarnya video itu dapat merusak mental dan meresahkan masyarakat swkotarnya. "Makanya, kita semua kedepannya harus berasma-sama menjaga kadee bangsa. Karena kalau kader bangsa ini sudah hancur, negarapun akan diambang pintu kehancuran," pungkasnya. (di/fa)
