SUMENEP - Diduga akibat pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akan berlangsung besok, Rabu (26/11/14), membuat suasana Kecamatan Ganding, Sumenep, Jawa Timur, mencekam.
"Disetiap sudut dekat rumahku, dipenuhi orang yang berpeci tinggi dan memaki jaket hitam pekat," tulis Rusydi Doank dalam akun fecebooknya.
Rusyd menulis, setiap kali pelaksanaan
pemilihan kepala desa, selalu dipenuhi intrik politik yang berbau money politik. "Entah mengapa ketika mumentum 5 tahunan dmokrasi al pedesaan selalu dibumbui dengam intrik. Politik uam (TONGKET) satu suara 50 ribu. Besok ketika fajar terbit perang beratajudha tiba," tulisnya lagi.
Hal senada juga dikatakan oleh Sofi, bahkan di Desa Bataal Barat, tidak hanya dijaga oleh kalangan masyarakat pendukung antar calon. Melainkan juga dibantu oleh pohak kemanan. "Hampir bisa dipastikan, jika setiap audut ada oramg berkelumunan," terangnya
Untuk diketahui sejumlah Desa di Kecamatan Ganding, Sumenep, Jawa Timur, akan melangsungkan pemilihan kepala desa serentak putaran kedua. Pemilihan kepala desa putaran pertama sudah selesai dilakukan, Kamis (20/11/14) kemarin. Sedangkan tahap ketiga akan dilangsungkan pada tanggal 1 Desember 2014 mendatang. Pelaksanaan pilkades serentak saat ini merupakan kelanjutan dari pemilihan kepala desa serentak yang dilakukan awal tahun 2014 lalu.
Sedangkan yang akan melangsungkam polkadea di Kecamatan Ganding, Sumenep, Jawa Timur, diantaranya; Desa Ketawang Larangan, Ketawang Parebaan, Ketawang Karay, Gadu Timur, Rombiya Barat, Rombiya Timur dan Bataal Barat. (di/fa)
