» » Pembentukan Pokmaswas Belum Maksimal, DKP Klaim Keterbatasan Anggaran

Pembentukan Pokmaswas Belum Maksimal, DKP Klaim Keterbatasan Anggaran

Penulis By on Rabu, 08 April 2015 |



Sumenep, News Daerah – Pembentukan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) di sejumlah pesisir Kabupaten Sumenep msih belum maksimal. Buktinya, hingga saat ini yang mempunyai Pokmaswas hanya 10 Kecamatan dari 20 Kecamatan pesisir.
Informasinya, pembentikan 10 pokmaswas yang dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumenep itu mayoritas berada di sejumlah kecamtan kepuluan sumenep. Yakni Kecamatan Sapeken, Masalembu, Arjasa, Talango, Raas, Gayam, Nonggunong dan Kecamtan Gili Genting.
Sementara  untuk wilayah Kecamtan daratan hanya ad uda yakni Kecamatan Gapura dan Bluto.
”Untuk saat ini masih belum semua kecamatan memiliki Pokmaswas. Tapi kami akan upayakan agar semua terbentuk,” kata Kabid pengawasan Dan perlindungan usaha perikanan DKP Sumenep Nur Rachman.
Pokmaswas mempunyai peran yang sangat penting, diantarnya menjadi bagian dari sistem pengawasan sumber daya kelautan perikanan, perpanjangan tangan, dan mitra petugas pengawas perikanan, aparat penegak hukum serta pemantau pelaksanaan peraturan perundang-undangan. Selain itu, Pokmaswas sebagai sumber informasi dini terjadinya pelanggaran.
Rachman menjelasakan, banyak faktor belum maksimlaknya pembentukan Pokmaswas di sejumlah kecamatan pesisir itu,  salah satunya minimnya anggran yang disedikan oleh pemerintah setempat setiap tahunnya.
Selain itu disebabkan karena keterbatasan nalayan. Salah satunya seperti yang terjadi di Kecamatan Kangayan Pulau Arjasa. Disanga jumlah nelayang sangat sedikit sehingga untuk dibentuk pomaswas relatif sulit.
”Kesadaran nelayan itu sendir menjadi faktor penghambat juga. Karena meskipun jumlah nelayannya banyak, tapi tidak mau merintis pokwas itu,” terangnya.
Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya untuk merintis pokmaswas di sepuluh kecamatan lain yang belum memiliki. sepuluh kecanatan yang dimaksud antara lain kecamatan kangayan, pragaan, kalianget, saronggi ambunten, pragaan, batuputih dan beberapa kecamatan lain.
"Untuk kecamatan yang sudah memiliki akan terus kami kembangkan. Sementara untuk kecamatan yang belum ada akan kami rintis,"tambahya.
Kendati demikian, nelayan dihimbau agar tidk perlu resah jika didaerahnya pokmaswas masih belum terbentuk. Sebab, pihaknya akan selalu melakukan pemantauan setiap saat. ”Pengawasan tetap jalan, kami bekerjasama dengan Satpol Air Polres Sumenep. Sehingga ada pelanggaran pasti kami beri sanksi sesuai peraturn yang ada,” tukasnya. (ND/Fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons