» » Lima Tahun Lagi Gili Raja Akan Terang.

Lima Tahun Lagi Gili Raja Akan Terang.

Penulis By on Selasa, 07 April 2015 |



Sumenep, NewsDaerah – Upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep, untuk membangun listrik di pulau gili raja, Kecamatan Gili Genting, terus disoal oleh warga setempat. Pasalnya, pemerintah dalam membangun penerangan di emapat desa itu, dinilai setenga hati.
Salah satu tokoh pemuda setempat Syaiful Anang mengatakan, selama ini pemerintah daerah dinilai kurang serius melakukan pemabanguan kelistrikan di Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting. Hal itu terebuktikan, mininya anggaran yang dianggarkan setiap tahunnya.
”Anggrn yang disediakan setiap tahunnnya sangat sedikit. Yakni pada tahun 2014 hanya Rp 1,4 miliar, sedangkan pada tahun 2015 ini hanya Rp 1,6 miliar,” katanya.
Pulau gili raja merupakan bagian dari ratusan pulau
di Kabupaten sumenep. Sedacara giografi pulau yang dihuni sebanyak empa desa itu, yakni Desa Lombang, Banbaru, Banmaleng dan Desa Banjate, termasuk wilayah Kecamatan Gili Genting. Penerangan saat ini memakai genset milik perusahaan swasta. Selain itu sebagian warga menggunakan tenaga surya.
Lebih lanjut Ipunk, sapaan akrabna Syaiful Anang mengatakan, jik anggaran yangd isedikan oleh pemerintah daerah setioap tahunnya dinilai tidak dinilai sangat tidak sesuia dnegan kebutuhan pembangiuan listrik di kepalauan gili raja yang ditaksir membutuhkan danan sebesar Rp 17 miliar.
”Bukannya saya sok tahu, tapi kalau tiap tahunnya hanya dianggarkan sebanyak itu, kapan kelarnya. Bisa-bisa barang yang sudah terealisasi lebih dulu rusak sebelum digunkan,” umngkapnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap agar pemerintah daerah agar lebih serius membangun kelistrikan di pulau gili raja itu. ”Karena penerangan ini termasuk kebutuhan vital, kami harap pemerintah juga menyegerakan. Sehingga, harapan masyarakat untuk bisa menikmati penerangan itu segera tercapai,” harapnya.
Sementara kepala Kantor Energa dan Sumeber Daya Meneral (ESDM) Sumenep Abd. Kahir mengatakan, dirinya tidak bisa berbuat banyak untuk menyegerakan pembanguan kelistrikan di pulau gili raja itu. Sebab, dirinya hanya menyediakan sesuai anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
”Sesui kesepakatan yang ada, Legislatif menginginkan pemabanguan listrik gili raja memakai APBD (Anggaran Pendapatn Belanja Daerah) murni. Jadi tidak bisa memakai dana dari sumebr yang lain,” katanya.
Mantan Kabag Humas Setkab Sumenep itu, meemprediksi dengan anggaran yang serba terbatas setiap tahunnya itu, pembanuan kelistrikan di pulau gili raja membutuhkan waktu selama lima tahun kedepan.
Asumsinya, pada tahun pertama dan tahun kedua anggaran yang disedikan oleh pemerintah daerah akan dialokasikan terhadap pengadaan tiang listrik. Sementara tahun ketiga akan dialokasikan untuk pengadaan jaringan, tahun keempat akan dialokasikan pengadaan rumah listrik, baru tahun ke lima akan memasuki pengadaan mesin gensetnya.
Sementaran kebutuhan tiang listrik yang akan dipajang disepanjang pulau gili raja itu, sebanyak 450 tiang. ”Tahun ini sudah masuk tahun kedua. Jadi anggaran yang ada kami alokasikan semua untuk pengadaan tiangnya. Jika angrannya kurang, kami akan diplotkan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) mendatang,” tukasnya. (ND/Fa)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Flexible Home Layout

Tabs

Main menu section

Featured Posts Coolbthemes

featured-video

featured-content2

featured-content2

featured-content2

Social Icons